Kapolsek Mallusetasi Pamer Arogansi di Depan Warga, Wartawan Jadi Sasaran Bentakan

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Mallusetasi Saat di Lokasi tambang

Kapolsek Mallusetasi Saat di Lokasi tambang

Gedor.id– Kunjungan gabungan pemerintah daerah dan aparat ke lokasi tambang galian C di Padangpoko, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Kamis (16/10/2025), berubah panas setelah Kapolsek Mallusetasi, AKP Iriansyah, menunjukkan sikap arogan di hadapan warga dan awak media.

Tambang milik PT Rekhabila Utama ini sudah lama dikeluhkan warga karena diduga menimbulkan banjir, kuburan rusak, dan pencemaran lingkungan.

Warga menilai laporan dan hasil rapat dengar pendapat (RDP) yang berulang di DPRD Barru tak pernah membuahkan hasil.

“Sudah tujuh tahun tambang ini beroperasi. Setiap musim hujan, kampung kami kebanjiran lumpur. Kuburan banyak yang hilang, bahkan harus dipindahkan,” kata Rusding, mengutip zonafaktualnews.com

BACA JUGA :  Negara Kalah oleh Arogansi? Pemilik Tambang 'Ilegal' di Takalar Menantang Hukum

Ia menegaskan, warga sudah enam kali turun ke jalan menuntut penutupan tambang, namun tak kunjung ditindaklanjuti.

“Kami minta tambang ini ditutup. Tanahnya diambil untuk campuran semen, tapi kami yang kena dampaknya,” ujarnya dengan nada kesal.

Dalam kunjungan itu, hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Barru, Camat Mallusetasi, Lurah Mallawa, sejumlah anggota DPRD Barru seperti Rusdi Cara dan Rudi Hartono, serta unsur TNI–Polri.

Namun suasana tiba-tiba memanas ketika Rusding beradu argumen dengan Kapolsek AKP Iriansyah.

Bukannya menenangkan warga, sang perwira justru memperlihatkan sikap kasar dan menantang di depan publik.

BACA JUGA :  Baru Digarap, Jalan APBN Rp7,6 Miliar di Barru Sudah Hancur

Ketegangan makin meningkat saat sejumlah wartawan mencoba mengambil gambar perdebatan itu. Kapolsek langsung membentak awak media.

“Hei, jangan ambil gambar, bos! Kau siapa?” bentaknya kepada salah satu wartawan.

“Media, Pak,” jawab Arif, wartawan DentumNusantara.com.

“Mana kartu medianya? Surat perintahnya mana? Tidak usah ambil gambar!” lanjut Kapolsek.

Meski sudah dijelaskan bahwa jurnalis dilindungi oleh undang-undang, AKP Iriansyah tetap bersikeras.

“Ada Undang-Undang ITE. Kalau saya keberatan, boleh. Ini gambar saya. Saya Kapolsek Mallusetasi, tidak pernah pakai gigi mundur!” katanya dengan nada menantang sambil bertolak pinggang.

Sikap tersebut sontak memancing reaksi masyarakat dan rekan media yang menilai tindakan Kapolsek tidak pantas ditunjukkan di forum resmi dan di hadapan publik.

BACA JUGA :  Tak Terdaftar di ESDM, Tambang Barru Jadi Simbol Bobroknya Pengawasan Minerba

Sementara itu, Anggota DPRD Barru, Rusdi Cara, mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat aduan masyarakat yang merasa terdampak aktivitas tambang.

“Kami turun untuk memastikan langsung kondisi di lapangan. Hasilnya akan kami bahas dalam rapat dengar pendapat berikutnya dengan menghadirkan semua pihak, termasuk perusahaan dan warga,” ujarnya.

Rusdi juga tidak menutup kemungkinan tambang tersebut akan dihentikan operasinya.

“Kalau hasil kajian teknis menunjukkan dampak yang serius, tentu pemerintah bisa mengambil langkah tegas, termasuk penutupan,” tegasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Panas! Ombas Disebut Jadi Target, Isu Skandal Bupati Gowa Diduga Ada Misi Tersembunyi
Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan
Nazihah Renanti Wijaya Tampil Memukau, Fashion Show Anak Curi Perhatian di Takalar
Serangan ke Media di RDP DPRD Gowa Picu Reaksi Keras, Bomwaktu.com Siap Tempuh Jalur Hukum
27 Siswa SMPN 3 Camba Diduga Keracunan Usai Bukber, Polisi Turun Selidiki
Mahasiswa Minta Polisi Usut Dugaan Mark-Up Program MBG di Sinjai
Abrasi Terus Gerus Pulau Satangnga, Warga Desak Pemkab Takalar Bertindak
Bom Ikan Tanakeke, Saksi Menghilang, Hukum Seolah Tumpul

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 16:18 WITA

Panas! Ombas Disebut Jadi Target, Isu Skandal Bupati Gowa Diduga Ada Misi Tersembunyi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:25 WITA

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:13 WITA

Nazihah Renanti Wijaya Tampil Memukau, Fashion Show Anak Curi Perhatian di Takalar

Senin, 16 Maret 2026 - 20:57 WITA

Serangan ke Media di RDP DPRD Gowa Picu Reaksi Keras, Bomwaktu.com Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:34 WITA

27 Siswa SMPN 3 Camba Diduga Keracunan Usai Bukber, Polisi Turun Selidiki

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA