Tambang Maut di Maros, Aktivis Minta Tindakan Tegas Tanpa Pandang Bulu

Tojeng

Jumat, 8 Agustus 2025 - 21:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga yang tewas di Tambang Galian C di desa Pattontongan

Warga yang tewas di Tambang Galian C di desa Pattontongan

Gedor.id– Tragedi maut kembali terjadi di tambang galian C. Seorang warga tewas seketika setelah terjatuh dari atas truk pengangkut material di Desa Patontongan, Kecamatan Mandai, Jumat (8/8/2025)

Korban, yang sehari-hari ikut membantu memuat material tambang, saat itu tengah menutup terpal muatan di atas bak truk.

Menurut saksi, ia tiba-tiba kehilangan keseimbangan, terpeleset, dan jatuh menghantam keras badan jalan.

BACA JUGA :  Lari dari Kejaran Polisi, Penjudi Sabung Ayam di Gowa Sempat Lompat ke Air

“Begitu jatuh, kepala korban langsung menghantam tanah. Posisi kepala di bawah, lehernya patah. Ia meninggal di tempat,” ungkap seorang saksi mata di lokasi.

Lokasi tambang tempat korban bekerja disebut-sebut milik PT Global.

Aktivitas di area tersebut kerap dipadati pekerja tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

Ketua Forum Koalisi Rakyat Bersatu (F-KRB) Muh Darwis angkat suara.

BACA JUGA :  Polres Bone Diduga Main Mata! Proyek Busuk Bola Soba Tak Tersentuh

Ia menuntut Kapolres Maros bertindak tegas, bukan setengah hati, dalam menutup dan menindak tambang bermasalah.

“Kami minta Kapolres jangan setengah-setengah menindak tambang, apalagi kalau ada oknum yang ikut bermain,” tegas Darwis.

Ia juga mengingatkan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama.

“Kejadian ini bukti nyata lemahnya pengawasan. Jangan tunggu ada korban lagi. Keselamatan warga jauh lebih penting daripada keuntungan tambang,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Tolak Menulis Tentang Jokowi, Seorang Profesor Mundur dari Tim Sejarah

Editor : 007
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA