Film Sahabat Anak Hadirkan Visi Kak Seto dan Coaching Akting Humanis Luthfi Sato

Gedor Id

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Film bertajuk Sahabat Anak yang dijadwalkan tayang pada akhir 2025.

Film bertajuk Sahabat Anak yang dijadwalkan tayang pada akhir 2025.

Gedor.id – Sebuah film bertajuk Sahabat Anak resmi diperkenalkan kepada publik dalam konferensi pers perdananya pada Rabu, 10 Juli 2025, di Gedung Kesenian Miss Tjitjih, Jakarta.

Film ini menjadi buah karya istimewa dari Kak Seto Mulyadi yang telah 55 tahun mengabdi di dunia anak-anak, dan diperkuat oleh pendekatan coaching humanis dari aktor sekaligus pelatih akting, Luthfi Sato.

Disutradarai oleh Irham Aco Bachtiar, film Sahabat Anak mengangkat potret kehidupan dan nilai-nilai perjuangan Kak Seto dalam membela hak dan suara anak-anak Indonesia.

Bukan hanya kisah yang menyentuh, film ini juga menonjolkan proses akting anak-anak yang dibentuk secara personal dan penuh empati.

Tokoh penting di balik pendekatan tersebut adalah Luthfi Sato, aktor yang dikenal lewat perannya sebagai Haji Matto di film Coto vs Konro.

BACA JUGA :  Mediasi Tak Puaskan Keluarga, Orangtua Siswi SD di Takalar Ancam Lapor Polisi

Kali ini, ia mengambil peran sebagai acting coach dengan metode yang tidak biasa. Alih-alih mengarahkan secara teknis seperti orang dewasa, Luthfi menemani dan membimbing para pemeran cilik memahami karakter mereka dengan pendekatan emosional yang lembut.

“Saya tidak mengarahkan mereka untuk akting seperti orang dewasa, tapi saya menemani mereka mengenal dan menyelesaikan karakter masing-masing dengan cara mereka sendiri,” ujar Luthfi dalam sesi wawancara.

“Anak-anak ini tidak sedang diajari bermain peran, tapi diajak memahami emosi mereka sendiri, dan itulah akting yang paling jujur, karena akting sesungguhnya adalah ketika Anda sedang tidak berakting,” tambahnya.

Empat pemeran utama dalam film ini adalah Afsheena Zerina (Lin), Revan Hadi (Fikri), Rasya (Josh), dan Jabez Immanuel (Hadi).

BACA JUGA :  Bantahan Pengacara Buyar, Kapolrestabes: Keterangan Tersangka Bukan Alat Bukti

Luthfi mempelajari cara komunikasi masing-masing anak dan menyesuaikan metode coaching-nya secara individual. Ada anak yang sensitif, ada yang logis, dan ada pula yang sangat ekspresif.

Hasilnya, akting para pemain cilik dalam Sahabat Anak dinilai natural, mengalir, dan emosional tanpa terlihat dibuat-buat.

Ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dalam dunia akting anak-anak bisa menciptakan ruang aman sekaligus menguatkan pesan film.

Tak hanya dari Jakarta, produksi ini juga melibatkan ratusan anak dari berbagai daerah seperti Bogor, Palembang, Bekasi, hingga Kendari, menjadikannya film anak Indonesia yang inklusif dan beragam.

Film Sahabat Anak merupakan kolaborasi antara Heart Pictures dan Rumah Semut Film. Di balik ceritanya, tersimpan misi besar dari Kak Seto yang ingin memperluas kampanye perlindungan dan pemahaman terhadap dunia anak.

BACA JUGA :  Sudah Sebulan Berlalu, Polisi Tak Juga Gerak! Kasus Kekerasan Anak di Makassar Mandek

“Anak-anak dilindungi undang-undang. Maka cara mendekatinya adalah dengan cinta, bukan tekanan. Saya berharap film ini menyentuh para tokoh, pejabat, guru, dan orang tua untuk bermain dan menjadi sahabat anak,” ujar Kak Seto.

Film ini dijadwalkan tayang pada akhir 2025. Lebih dari sekadar hiburan, Sahabat Anak diharapkan menjadi ruang aman ekspresi dan edukasi bagi anak-anak Indonesia dengan pendekatan seni yang penuh cinta, seperti visi yang dibawa oleh Kak Seto dan sentuhan coaching lembut dari Luthfi Sato.

Editor : Id Amor
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Jokowi Pamer Empat Ijazah, Roy Suryo Ngakak dan Sebut Ada yang Berbeda
Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo, Sosok Berinisial J Mulai Disorot
Geger Mabes Polri! Jenderal hingga Kombes Terseret Kasus Penyadapan
KPK Siap Ambil Langkah Tegas terhadap Nusron Wahid
Prabowo Kembali Rombak Kabinet, Pratikno Lengser, Bahlil-Sigit Digeser, Suyudi Kapolri
Terungkap, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Kasus Bupati Gowa
Bareskrim Bongkar Modus Bakar Lahan, 72 Tersangka Dijerat
Guru PPPK Bakal Jadi PNS? DPR dan Pemerintah Mulai Finalisasi Kebijakan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:17 WITA

Jokowi Pamer Empat Ijazah, Roy Suryo Ngakak dan Sebut Ada yang Berbeda

Rabu, 4 November 2026 - 20:48 WITA

Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo, Sosok Berinisial J Mulai Disorot

Selasa, 3 November 2026 - 22:30 WITA

Geger Mabes Polri! Jenderal hingga Kombes Terseret Kasus Penyadapan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WITA

KPK Siap Ambil Langkah Tegas terhadap Nusron Wahid

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:36 WITA

Prabowo Kembali Rombak Kabinet, Pratikno Lengser, Bahlil-Sigit Digeser, Suyudi Kapolri

Berita Terbaru