Dituding Terlibat Penyadapan Jenderal Polri, Bahlil: Saya Juga Disadap!

Tojeng

Minggu, 8 November 2026 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: Ist)

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: Ist)

Gedor.id– Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia angkat bicara merespons isu miring yang mengaitkan dirinya dengan skandal penyadapan ilegal perwira tinggi Polri.

Menteri ESDM itu membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya sempat bertemu para jenderal sebelum operasi penangkapan berlangsung.

Sebaliknya, Bahlil menegaskan bahwa posisinya justru merupakan salah satu pihak yang turut menjadi korban peretasan saluran komunikasi tersebut.

“Gimana mungkin saya bisa ikut mengatur penyadapan sementara saya juga disadap? Abuleke ini. Asli ilmu Abuleke ini,” ujar Bahlil saat menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan DPD Partai Golkar Maluku, dikutip Sabtu (7/11/2026).

BACA JUGA :  Janji Lolos Casis Berujung Penipuan, Oknum Aipda Takalar Kini Diburu Polisi

Istilah abuleke yang berasal dari bahasa lokal Maluku tersebut dilontarkannya untuk menyindir pihak-pihak yang dinilai bersikap munafik dan menyebarkan kebohongan.

Bahlil mengaku terkejut ketika rumor mengenai perjumpaan ketua umum parpol dengan sejumlah jenderal, tiga jam sebelum penangkapan, mendadak digiring ke arah dirinya.

Guna membersihkan nama baiknya dan institusi partai, ia mendorong kepolisian membongkar tabir dugaan pertemuan tersebut secara transparan di hadapan publik.

“Saya mau sampaikan di dalam mimbar ini karena menuduh ketum partai, saya sengaja bicara di forum ini, segera klarifikasi itu,” tegasnya.

BACA JUGA :  Raja Ampat Terancam! KPK Bongkar Praktik Tambang Diduga Korup

Golkar, lanjut Bahlil, berdiri penuh di belakang penegak hukum untuk mengusut tuntas seluruh jaringan penyadapan liar ini tanpa pandang bulu.

“Kita Partai Golkar mendukung secara penuh aparat penegak hukum dalam menuntaskan persoalan-persoalan yang terjadi terkait dengan penyadapan,” tambahnya.

Tak sekadar membantah, Bahlil langsung menyodorkan tenggat waktu 3×24 jam bagi para penyebar isu untuk melayangkan klarifikasi terbuka.

Jika tudingan tak berdasar itu terus digulirkan tanpa bukti valid, ia memastikan langkah hukum akan segera diambil.

“Kalau memang itu dinyatakan bahwa diduga saya, buktikan, kalau tidak saya akan somasi. Kalau tidak saya akan proses secara hukum. Karena ini berbahaya. Tuduhan ini sama kuatnya dengan melakukan penyadapan,” kata Bahlil mendesak.

BACA JUGA :  Janji Lolos Casis Berujung Penipuan, Oknum Aipda Takalar Kini Diburu Polisi

Ia menilai framing jahat tanpa dasar sangat merusak reputasi personal maupun kehormatan Partai Golkar di mata publik.

Sikap tegas ini diambil Bahlil untuk memastikan tidak ada pihak yang berspekulasi liar memanfaatkan polemik penyadapan jenderal polisi.

“Saya akan kasih waktu ya, 3X24 jam lah. Saya akan kasih somasi. Kalau tidak, ya negara kita kan negara hukum, saya akan menempuh jalur hukum,” pungkasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Tiga Menteri Kabinet Prabowo Dinilai Belum Maksimal Jalankan Program Presiden
Husniah Masih Pimpin Gowa di Tengah Kasus Hukum, F-KRB: Jangan Diulur-ulur
Pemilihan RT/RW Sarat Masalah, Canvasser MuLIA Tagih Janji, Jawaban Appi Bikin Kecewa
Ketua Fraksi NasDem Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Aceh dan Atasi Banjir Tripa
Golkar Luwu Timur Rayakan HUT ke-61 dengan Pasar Murah di Lima Dapil
Kader PPP Berdarah di Muktamar, Mardiono Ancam Proses Hukum
Megawati Umumkan Susunan Pengurus Baru, Posisi Sekjen Sempat Kosong
Sahroni Digantikan, Rusdi Masse Masuk Daftar Pimpinan Komisi III DPR 2025–2029

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 13:49 WITA

Dituding Terlibat Penyadapan Jenderal Polri, Bahlil: Saya Juga Disadap!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Tiga Menteri Kabinet Prabowo Dinilai Belum Maksimal Jalankan Program Presiden

Rabu, 30 September 2026 - 15:11 WITA

Husniah Masih Pimpin Gowa di Tengah Kasus Hukum, F-KRB: Jangan Diulur-ulur

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:46 WITA

Pemilihan RT/RW Sarat Masalah, Canvasser MuLIA Tagih Janji, Jawaban Appi Bikin Kecewa

Senin, 17 November 2025 - 16:01 WITA

Ketua Fraksi NasDem Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Aceh dan Atasi Banjir Tripa

Berita Terbaru