LSM Lamellong Curigai Ada ‘Kartel Buku’ di Sekolah-Sekolah Bone

Tojeng

Minggu, 6 Juli 2025 - 16:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi- Buku Pelajaran

Foto Ilustrasi- Buku Pelajaran

Gedor.id– Sejumlah sekolah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diduga dipaksa membeli buku pelajaran dari penerbit tertentu secara terstruktur.

Dugaan praktik monopoli ini mulai disorot publik dan menuai reaksi dari lembaga swadaya masyarakat.

Ketua Umum LSM Lamellong, Muhammad Rusdi, mengungkapkan pihaknya telah menerima berbagai laporan terkait pengadaan buku pelajaran yang terindikasi dimonopoli.

BACA JUGA :  SPMB "Beleng-Beleng" di SMAN 1 Parepare, Data Malaysia dan Gunung Es Masuk Jalur Zonasi

Ia menduga praktik ini melibatkan sejumlah pihak yang memiliki jaringan kuat di lingkungan sekolah.

“Saya sudah menerima beberapa informasi dan indikasi kuat adanya dugaan monopoli pengadaan buku di sekolah-sekolah. Polanya terlihat terstruktur dan terorganisir,” ujarnya, Minggu (6/7/2025)

Rusdi juga mengaku telah melakukan konfirmasi kepada sejumlah sumber yang mengetahui persoalan ini.

BACA JUGA :  AMSS Geram, Kasus 387 Diduga Hanya Menjerat Pelaksana Lapangan, Pengendali Belum Terbongkar

Ia menegaskan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti kuat guna menindaklanjuti temuan tersebut secara hukum.

“Saya masih terus mendalami dan mengumpulkan bukti. Jika cukup dan memenuhi unsur perbuatan melawan hukum, kami akan melaporkannya secara resmi ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan,” tegas Rusdi.

Namun, ia belum bersedia membeberkan secara rinci pihak-pihak yang diduga terlibat.

BACA JUGA :  Buron Korupsi Rp10 Miliar Diringkus di Makassar, Haji Nasri Tak Berkutik

“Untuk sementara, saya belum bisa menjelaskan secara detail. Tunggu saja update selanjutnya,” pungkasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA