DPR Ungkap Dugaan Kejahatan di Balik Banjir Aceh, Kejaksaan Diminta Tak Berhenti di Permukaan

Tojeng

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, mendesak pengusutan pelaku bencana banjir dalam rapat kerja bersama Plt Jaksa Agung dan jajaran Kejaksaan se-Indonesia.

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, mendesak pengusutan pelaku bencana banjir dalam rapat kerja bersama Plt Jaksa Agung dan jajaran Kejaksaan se-Indonesia.

Gedor.id– Anggota Komisi III DPR RI, M. Nasir Djamil, menyuarakan desakan keras dari masyarakat agar aparat penegak hukum mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab atas kerusakan parah akibat bencana banjir di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra.

Nasir menegaskan, masyarakat meminta agar para pelaku dikejar hingga ke “lubang semut”, tanpa pandang bulu.

Desakan tersebut ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung, jajaran Jaksa Agung Muda, serta para Kepala Kejaksaan Tinggi se-Indonesia.

BACA JUGA :  Menang Gugatan, Bahtiar Masih Diburu Bayang-Bayang Penyidikan Kasus Nanas

Nasir mengaku sebenarnya telah lama ingin menyampaikan persoalan itu. Namun, ia baru memperoleh kesempatan berbicara setelah agenda rapat berjalan.

“Saya berasal dari daerah pemilihan Aceh II, delapan kabupaten/kota, dan enam di antaranya mengalami kerusakan yang sangat parah,” ujar Nasir.

Ia menggambarkan, hampir seluruh infrastruktur di wilayah tersebut rusak berat, mulai dari jalan, jembatan, hingga rumah warga.

Kondisi serupa, menurutnya, juga terjadi di sejumlah daerah lain seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Atas dasar itu, Nasir menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang turun langsung ke lapangan untuk melihat dampak bencana.

BACA JUGA :  Ratusan Juta Raib, Kepsek SMKN 1 Diduga Menikmati Uang Seragam Tanpa Bayar

“Kehadiran para Kajati di lapangan menunjukkan ada persoalan serius di hulu,” kata Nasir.

Ia menilai, bencana yang terjadi bukan semata banjir air dan lumpur, tetapi juga “banjir kayu”, berupa gelondongan-gelondongan besar yang terbawa arus.

Berdasarkan penuturan warga dan tokoh masyarakat, lanjut Nasir, gelondongan kayu tersebut menghantam rumah dan infrastruktur, sehingga menjadi salah satu penyebab utama besarnya kerusakan dan jatuhnya korban jiwa.

Fakta itu, menurutnya, memperkuat dugaan adanya praktik yang harus diusut secara hukum.

BACA JUGA :  Perusakan Bakau Terjadi Terang-terangan, Tanakeke Tanpa Perlindungan

“Di situlah para tokoh masyarakat meminta kepada kami, sebagai wakil mereka di parlemen, agar aparat penegak hukum mengejar pelakunya sampai ke lubang semut,” tegas Nasir.

Ia menambahkan, masyarakat menaruh harapan besar kepada Kejaksaan agar tidak berhenti pada penanganan di permukaan, melainkan mengusut tuntas hingga ke akar persoalan.

Bagi Nasir, penegakan hukum yang tegas menjadi kunci agar tragedi serupa tidak terus berulang, sekaligus memastikan keadilan benar-benar dirasakan para korban.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Terungkap, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Kasus Bupati Gowa
Bareskrim Bongkar Modus Bakar Lahan, 72 Tersangka Dijerat
Guru PPPK Bakal Jadi PNS? DPR dan Pemerintah Mulai Finalisasi Kebijakan
Kasus Korupsi Batubara Bergulir, Isu Mundurnya Jampidsus Febrie Ramai Dibicarakan
Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan Tak Sah
Akses Diblokir, Video ‘Skandal Istana’ Amien Rais Ditakedown Komdigi
Dari PN Maros ke MA, Budiman S Kejar Keadilan atas Sengketa Lahan
Sidang Isbat Tetapkan Lebaran 1447 H pada 21 Maret 2026, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:58 WITA

Bareskrim Bongkar Modus Bakar Lahan, 72 Tersangka Dijerat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:08 WITA

Guru PPPK Bakal Jadi PNS? DPR dan Pemerintah Mulai Finalisasi Kebijakan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:00 WITA

Kasus Korupsi Batubara Bergulir, Isu Mundurnya Jampidsus Febrie Ramai Dibicarakan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:20 WITA

Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan Tak Sah

Senin, 4 Mei 2026 - 14:57 WITA

Akses Diblokir, Video ‘Skandal Istana’ Amien Rais Ditakedown Komdigi

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA