Pelaku Belum Ditahan, Klarifikasi Kapolsek Justru Diserang Balik Kuasa Hukum

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maryama dan Kuasa Hukumnya Abhel saat di Polsek Turikale

Maryama dan Kuasa Hukumnya Abhel saat di Polsek Turikale

Gedor.id– Polemik penanganan kasus kekerasan terhadap Maryana kian memanas. Kuasa hukum korban, Abhel, mengeluarkan kritik tajam terhadap Kapolsek Turikale yang dituding menyampaikan klarifikasi menyesatkan dan tidak mencerminkan integritas seorang pimpinan kepolisian.

Abhel menilai pernyataan Kapolsek—yang menyebut dua gigi korban yang patah hanyalah “gigi palsu”—sebagai bentuk upaya mengurangi keseriusan tindak kekerasan yang dialami korban.

“Ini pengaburan fakta. Ada pemukulan, ada gigi patah. Mau itu gigi asli atau palsu, tetap saja itu perusakan tubuh korban. Jangan putar balik kenyataan,” tegasnya. Sabtu (15/11/2025)

BACA JUGA :  Kapolsek Singgung Kerugian Rp1 Juta, Warga Minta Ancaman Jangan Diremehkan

Ia menantang langsung Kapolsek Turikale untuk membuktikan pernyataannya.

“Saya tantang Kapolsek. Jangan sembunyi di balik alasan gigi palsu. Saksi-saksi melihat jelas pemukulan itu. Klarifikasinya tidak hanya keliru, tapi menyesatkan,” katanya dengan nada keras.

Abhel menuntut Kapolres Maros untuk segera turun tangan menilai ulang perilaku bawahannya yang dianggap tidak objektif.

“Kapolres harus bertindak. Kalau Kapolsek terbukti menyebarkan klarifikasi yang menyesatkan publik, pencopotan adalah konsekuensi logis. Tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Teriakan Keadilan Budiman Tak Didengar Negara!

Ironisnya, hingga saat ini pelaku kekerasan—yang identitasnya sudah diketahui—belum ditahan maupun ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Turikale.

Kondisi ini semakin memperkuat dugaan bahwa penanganan kasus berjalan lamban dan tidak serius.

Saat dimintai penjelasan lebih lanjut, Kapolsek Turikale hanya memberikan respons singkat.

“Siap pak. Maaf pak. Laporannya sudah dilimpahkan ke Polres Maros, ditangani Pak Johar.” singkatnya melalui by phone

BACA JUGA :  Korban Sebut Ada Dalang di Balik Pembacokan Brutal di Polsek Polut

Sikap minim penjelasan itu justru menambah tanda tanya besar terkait transparansi dan keseriusan aparat dalam mengusut tuntas kasus kekerasan ini.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Pria di Makassar Siram Mantan Pakai Air Keras, Berakhir Ditangkap Polisi
Penahanan Besar Kasus Bibit Nanas, Mantan Pj Gubernur Sulsel Ikut Terseret
Personel Dishub Makassar Dianiaya Saat Atur Lalu Lintas di Jalan Urip Sumoharjo
Kejari Luwu Tetapkan 5 Tersangka Korupsi P3-TGAI, Eks Anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPRD Ikut Ditahan
Pitbull Jadi Alat Transaksi, Komplotan Curnak Digulung Polisi
SL Masih Saksi, Saenal Dijerat, Penanganan Kasus di Takalar Jadi Sorotan
Empat Oknum Polisi Dilaporkan, Kasatreskrim Polres Takalar Hanya Sebut ‘Disposisi’
Mangkir Panggilan Polisi, Pengelola Travel Umrah Akhirnya Dicokok

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:33 WITA

Pria di Makassar Siram Mantan Pakai Air Keras, Berakhir Ditangkap Polisi

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:01 WITA

Penahanan Besar Kasus Bibit Nanas, Mantan Pj Gubernur Sulsel Ikut Terseret

Senin, 9 Maret 2026 - 21:01 WITA

Personel Dishub Makassar Dianiaya Saat Atur Lalu Lintas di Jalan Urip Sumoharjo

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:13 WITA

Kejari Luwu Tetapkan 5 Tersangka Korupsi P3-TGAI, Eks Anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPRD Ikut Ditahan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:29 WITA

Pitbull Jadi Alat Transaksi, Komplotan Curnak Digulung Polisi

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA