Oknum Polisi Diduga Tekan Korban, Mau Damai Berapa? Skandal Baru di Maros

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maryama Korban Penganiayaan dan Laporan polisi

Maryama Korban Penganiayaan dan Laporan polisi

Gedor.id– Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan bernama Maryama (42) bersama anaknya kembali memanas. Korban mengungkap bahwa ia didatangi seorang oknum polisi dari Polsek Turikale yang diduga meminta kasus diselesaikan secara damai. Minggu (16/11/2025)

Maryama mengaku oknum tersebut bahkan sempat menanyakan, “berapa kita minta ganti rugi?” saat mencoba mendorong penyelesaian damai. Namun, dirinya menolak keras permintaan tersebut.

“Saya tidak minta uang sepeser pun. Saya hanya ingin pelaku datang ke rumah dan meminta maaf. Tapi pelaku malah bilang, ‘siapa bisa penjarakan saya’,” ujarnya dengan nada kecewa.

Korban juga mengenali wajah oknum polisi yang mendatanginya dua minggu sebelumnya, dan menyebut petugas itu mengatakan bahwa pelaku tidak dapat ditahan karena kasusnya dianggap hanya Tindak Pidana Ringan (Tipiring)

BACA JUGA :  PTSL Maros, Uang Warga Disedot, Hukum Menghilang

Peristiwa penganiayaan terjadi pada 19 Agustus 2025 di Pasar Subuh Tramo, Maros.

Maryama yang sedang menaikkan dagangan ke atas sepeda motornya tiba-tiba ditegur kasar oleh terlapor yang berada di dalam mobil dan hendak memundurkan kendaraannya.

Terlapor kemudian berkata, “Kalau tidak mauko kasi pindah motonmu, saya budak sedenja. Kamu laki-laki saya tempelengko, sayangnya kamu perempuan.”

Korban membalas, “Kalau memang perempuan kenapa, pukul mika.”

Terlapor lalu turun dari mobil, mendekat sekitar satu meter, dan saat korban menarik kerah bajunya, terlapor langsung menendang dada korban tiga kali dan memukul wajahnya dengan tangan kosong. Warga sekitar akhirnya melerai keduanya.

BACA JUGA :  SPBU Milik Keluarga Oknum Polisi? Dugaan Mafia Pertalite Mengguncang Bantaeng

Akibat kejadian tersebut, Maryama mengalami sesak pada dada serta patahnya dua gigi seri bagian atas. Ia juga tidak dapat berjualan selama sebulan karena nyeri hebat.

Hingga 13 November 2025, pelaku belum ditahan dan belum ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Turikale.

Merasa ada kejanggalan, Maryama bersama kuasa hukumnya Abhel dan keluarga mendatangi Polsek Turikale untuk menyampaikan keberatan.

Abhel menilai penyidik keliru menerapkan pasal. Menurutnya, Polsek Turikale menetapkan perkara ini sebagai Tipiring dengan Pasal 352 KUHP, sementara kondisi korban menunjukkan adanya luka berat.

BACA JUGA :  Kasus Pengancaman di Biringbulu Belum Ada Kejelasan

“Ini jelas bukan penganiayaan ringan. Dua gigi korban patah dan dada korban ditendang berkali-kali. Ini sudah memenuhi unsur Pasal 351 KUHP,” tegasnya.

Kuasa hukum korban meminta Kapolres Maros dan Kapolda Sulawesi Selatan agar turun tangan dan memastikan proses hukum berjalan profesional.

“Korban luka serius, kehilangan gigi, dan mengalami trauma fisik. Kami meminta gelar perkara ulang dan penerapan pasal yang sesuai,” tambah Abhel.

Bersambung..
Editor : Darwis

Berita Terkait

Diduga Lindungi Bandar, Kapolres Bima Kota Terseret Pusaran Kasus Narkoba
Aksi Kriminal di Lampung, Konten Kreator Jadi Korban Dua Pemuda
Kasus Pengancaman di Biringbulu Belum Ada Kejelasan
Saat Ternak Raib, Penegakan Hukum di Takalar Ikut Menghilang
Sikap Membandel Terlapor Disorot, Firmansyah dan Iwan Absen, Perkara Terancam Naik ke Penyidikan
Korban Sebut Ada Dalang di Balik Pembacokan Brutal di Polsek Polut
Dugaan Penyiksaan di Polsek Mangarabombang, Empat Oknum Polisi Dilaporkan
Sudah Buat Surat Pengakuan, Oknum Moladin Justru Menghilang

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:02 WITA

Diduga Lindungi Bandar, Kapolres Bima Kota Terseret Pusaran Kasus Narkoba

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:58 WITA

Kasus Pengancaman di Biringbulu Belum Ada Kejelasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:09 WITA

Saat Ternak Raib, Penegakan Hukum di Takalar Ikut Menghilang

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:29 WITA

Sikap Membandel Terlapor Disorot, Firmansyah dan Iwan Absen, Perkara Terancam Naik ke Penyidikan

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:01 WITA

Korban Sebut Ada Dalang di Balik Pembacokan Brutal di Polsek Polut

Berita Terbaru

Salinan Ijazah Jokowi (Foto Antara)

Nasional

Tanpa Sensor, Salinan Ijazah Jokowi Jadi Objek Uji Keaslian

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:03 WITA